LENGKAP !!! Kunci Jawaban Kelas 5 Tema 5 Subtema 3 Pembelajaran 5

Kunci Jawaban Tematik Kelas 5 Tema 5 Subtema 3 Pembelajaran 5 Halaman 132, Halaman 133, Halaman 134, Halaman 135, Halaman 137, - pada kunci jawaban ini kakak akan membagikan tentang Subtema 3: Keseimbangan Ekosistembuku tematik terpadu kelas 5 sd/mi kurikulum 2013 semester 1 revisi 2017 dengan pembahasan sebagai jawaban alternatif lengkap didalamnya. mari kita tingkatkan wawasan dan ilmu pengetahuan untuk mencerdaskan dunia pendidikan indonesia.

Kunci Jawaban Tematik Kelas 5 Tema 5 Subtema 3 Pembelajaran 5 Halaman 132, Halaman 133, Halaman 134, Halaman 135, Halaman 137, www.simplenews.me

Kelas 5 Tema 5 Subtema 3 Pembelajaran 5 ini terdiri dari beberapa halaman yaitu halaman 102 103 104 105 yang dapat kamu akses pada daftar isi dibawah. pada artikel ini melanjutkan pembahasan Pembelajaran 4. kakak menggunakan sumber buku siswa Kelas 5 Tema 5 Ekosistem kurikulum 2013 sd/mi semester 1 revisi 2017 sebagai panduan dan jawaban berisi rangkuman yang sudah kami sediakan.

Pada Kunci Jawaban Kelas 5 Tema 5 Subtema 3 Pembelajaran 5. adik adik kakak ataupun teman teman pembaca bisa membagikan halaman ini atau menyimpan halaman simplenews.me. jangan sampai adik adik dan pembaca ketinggalan kunci jawaban selanjutnya ya 😀, karena ada jawaban menarik dan pembahasan terbaru lengkap dan mudah dipahami tentunya.


✔️Kunci Jawaban Kelas 5 Halaman 132-133✔️


Ayo Membaca 

Pengaruh Kegiatan Manusia terhadap Keseimbangan Ekosistem

Gambar Gunung Meletus www.simplenews.me

Keseimbangan lingkungan dapat terwujud apabila terjadi keselarasan dan keseimbangan antara komponen biotik dan abiotik. Apabila terjadi gangguan pada kedua komponen tersebut, keseimbangan lingkungan akan terganggu. Sejauh ini, diketahui terdapat dua jenis faktor yang menyebabkan perubahan keseimbangan di dalam ekosistem, yaitu faktor alami dan faktor manusia. Faktor alami yang menyebabkan perubahan keseimbangan lingkungan adalah peristiwa alam. Peristiwa alam ada yang menimbulkan bencana, disebut bencana alam. Bencana alam seperti letusan gunung berapi, banjir, tanah longsor, kebakaran hutan, badai, dan tsunami dapat mengakibatkan terputusnya rantai makanan. Bencana alam tersebut terjadi secara alami dan tidak disebabkan oleh kegiatan manusia.

Faktor lain penyebab perubahan keseimbangan ekosistem adalah faktor manusia yang melakukan berbagai kegiatan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Terdapat beberapa kegiatan manusia yang secara langsung memengaruhi keseimbangan ekosistem. Kegiatan tersebut antara lain kegiatan penebangan pohon-pohon di hutan dan pembakaran hutan, perburuan hewan hutan yang tidak terkendali, termasuk memperjualbelikan hewan langka dan dilindungi. Kegiatan lain berupa pemakaian pupuk buatan yang berlebihan, kegiatan pembuangan sampah dan limbah secara sembarangan, serta beberapa kegiatan lainnya yang mencemari lingkungan.

Penebangan pohon-pohon di hutan www.simplenews.me

Penebangan pohon-pohon di hutan jelas akan merusak ekosistem hutan dan menghilangkan fungsi tumbuhan sebagai penahan air dan penghasil oksigen. Pembakaran hutan berakibat terbunuhnya berbagai jenis organisme hutan yang mempunyai peran untuk mempertahankan keseimbangan ekosistem. Demikian halnya dengan perburuan hewan hutan secara sembarangan serta penangkapan berbagai satwa langka dan dilindungi. Tindakan-tindakan ini berakibat pada terganggunya rantai makanan dan jaring-jaring makanan, serta punahnya beberapa jenis satwa. Kegiatan pertanian intensif yang menginginkan hasil panen dalam jumlah besar pada waktu yang singkat menyebabkan terjadinya pemakaian pupuk buatan secara berlebihan. Pada saat yang sama, pengendalian hama pun dilakukan dengan menggunakan zat-zat kimia berbahaya. Kedua kegiatan ini akan merusak tanah tempat sumber makanan dan tempat tinggal berbagai jenis organisme. Penggunaan insektisida buatan juga akan membunuh hewan-hewan selain hama yang memengaruhi keseimbangan ekosistem. Kegiatan lain manusia yang menimbulkan dampak sangat besar adalah kebiasaan membuang sampah dan limbah berbahaya secara sembarangan. Kegiatan ini akan menimbulkan pencemaran lingkungan yang berakibat fatal bagi komponen-komponen ekosistem yang tinggal di dalamnya. Tidak hanya itu, berbagai jenis kegiatan manusia dapat menimbulkan pencemaran air, tanah, udara, bahkan bunyi. Semuanya menyebabkan terganggunya keseimbangan ekosistem. 

(Sumber: MCGraw-Hill. Science. 2010)


Ayo Berkreasi 

Berdasarkan bacaan di atas, buatlah sebuah peta pikiran yang memuat pokok pikiran dan informasi penting pada setiap paragraf.

Lalu, buatlah kesimpulan bacaan pada tempat yang tersedia.

Jawaban ✔️ :

peta pikiran keseimbangan ekosistem www.simplenews.me

Kesimpulanku

Keseimbangan lingkungan dapat terwujud jika antara komponen biotik dan abiotik saling selaras. Faktor terganggunya keseimbangan ekosistem yaitu faktor alami seperti bencana alam dan faktor manusia seperti kerusakan hutan, perburuan liar, serta pencemaran lingkungan.

Berdasarkan peta pikiranmu, jawablah beberapa pertanyaan berikut ini! 

1. Apa sajakah faktor-faktor yang memengaruhi keseimbangan ekosistem? 

Jawaban ✔️ :

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keseimbangan Ekosistem :
  • Penggunaan Bahan Kimia. Sekarang ini banyak kegiatan manusia yang menggunakan bahan kimia.
  • Penebangan Hutan. ...
  • Pemburuan Liar.
  • Penggunaan Kendaraan Bermotor.
  • Pengeboran Minyak Bumi.
  • Perusakan Terumbu Karang.
  • Pembuangan Limbah Sampah.
2. Mengapa manusia mempunyai andil besar terhadap keseimbangan ekosistem?

Jawaban ✔️ :
Manusia mempunyai andil besar terhadap keseimbangan ekosistem, karena keseimbangan ekosistem berada di tangan manusia. Manusia sendiri merupakan makhluk yang dianugerahi akal untuk mengelolanya. Tingkat keserakahan manusia menentukan keseimbangan ekosistem di masa mendatang.

3. Apa saja kegiatan manusia yang dapat mengganggu keseimbangan ekosistem?

Jawaban ✔️ :

Kegiatan manusia yang dapat mengganggu keseimbangan ekosistem:

  • Penebangan liar dan pembakaran hutan
  • Membuang sampah sembarangan
  • Perburuan binatang liar
  • Praktik penangkapan ikan yang merusak lingkungan
  • Perdagangan satwa dilindungi

Penjelasan :

Indonesia kaya akan berbagai flora dan fauna dan memiliki ekosistem yang beragam. Namun ekosistem ini dapat rusak karena berbagai tindakan seperti:

1. Penebangan liar dan pembakaran hutan

Kebakaran hutan dan penebangan liar akan menghancurkan tanaman langka dan menghilangkan habitat hewan. Ini dapat menyebabkan punahnya flora dan fauna ini. Ekosistem akan rusak ketika hujan karena tidak ada lapisan pepohonan, sehingga tanah akan terbawa hujan dan menimbulkan banjir dan longsor.

2. Membuang sampah sembarangan.

Pembuangan sampah akan menyumbat saluran air dan menyebabkan banjir. Sampah juga akan menyebabkan kerusakan pada tanah dan meracuni hewan di air.

3. Perburuan binatang liar

Perburuan akan membuat binatang punah atau berkurang dan menyebabkan gangguan pada ekosistem. Misalnya bila rusa dan babi hutan berkurang maka populasi harimau juga akan terganggu.

4. Praktik penangkapan ikan yang merusak lingkungan

Praktik penangkapan ikan seperti penggunaan cantrang, pukat harimau, racun ikan dan bom ikan akan sangat merusak lingkungan laut dan membuat kelestarian flora dan fauna laut terancam metode di atas akan membunuh ikan kecil yang belum berkembang dan menghancurkan terumbu karang yang merupakan habitat ikan dan hewan laut lainya.

5. Perdagangan satwa dilindungi

Perdagangan satwa dan produk satwa seperti gading gajah dan kulit harimau sangat mengancam kelestarian hewan langka. Perdagangan satwa adalah pemicu utama perburuan ilegal hewan dilindungi.

✔️Kunci Jawaban Kelas 5 Halaman 134-135✔️

Membuat Buklet

Kamu akan membuat sebuah buklet tentang berbagai macam kegiatan manusia yang dapat memengaruhi keseimbangan ekosistem.

Lakukanlah beberapa langkah kegiatan berikut.

1. Berdasarkan peta pikiranmu, pilihlah salah satu kegiatan manusia yang memengaruhi ekosistem. Lengkapilah informasi tentang kegiatan pilihanmu dengan menggunakan berbagai sumber.

2. Dengan informasi yang kamu dapatkan, buatlah sebuah buklet. Kegiatan ini merupakan kegiatan perorangan.

3. Gunakan kertas ukuran A4 atau folio, lalu lipatlah menjadi tiga bagian yang sama.

4. Rapikanlah lipatan yang kamu buat. Kamu akan mendapatkan enam bagian halaman pada kertas yang sudah kamu tersebut.

5. Ikutilah petunjuk berikut.

a. Bagian pertama adalah sampul buklet. Tuliskan judul yang menarik, dan tuliskan namamu.

b. Bagian kedua: jelaskan yang dimaksud dengan kegiatan yang kamu pilih.

c. Bagian ketiga: buatlah sebuah diagram alur yang menarik tentang kegiatan pilihanmu.

d. Bagian keempat: tunjukkan berupa gambar, tempat-tempat terjadinya kegiatan tersebut.

e. Bagian kelima: jelaskan akibat yang ditimbulkan oleh kegiatan tersebut. Gunakan gambar tentang rantai makanan atau jaring-jaring makanan, untuk menunjukkan akibat kegiatan tersebut terhadap komponen ekosistem.

f. Bagian keenam: tuliskan sumber-sumber informasi yang kamu gunakan.

g. Rapikan dan buatlah bukletmu semenarik mungkin

Jawaban ✔️ :

Contoh buklet

contoh buklet www.simplenews.me

Dayu bangga sekali dengan bukletnya. Ia menghiasi sampul bukletnya dengan berbagai ornamen khas Bali, tempat ia berasal. Ornamen Bali sering digunakan pada berbagai benda seni. Salah satu benda seni yang menggunakan ornamen bali adalah topeng. Tahukah kamu bagaimana cara membuat topeng serta alat dan bahan yang digunakannya? 

Simaklah artikel berikut ini dengan aksama.

Keunikan Topeng Nusantara 

Berbagai Topeng Nusantara www.simplenews.me

Topeng merupakan penutup wajah yang biasanya terbuat dari kayu, kertas, ataupun bahan-bahan lainnya. Di wilayah Nusantara, topeng memegang peranan yang penting, tidak semata-mata sebagai penutup wajah, namun menyimpan simbol-simbol penting dalam upacara-upacara adat. Setiap wilayah Nusantara memiliki topeng dengan keunikan masing-masing, misalnya saja topeng Cirebon. Pementasan tari topeng Cirebon terdapat salah satu tari topeng yang mengisahkan cerita Panji dalam lima siklus karakter yang masing-masing diwakilkan oleh topeng-topeng yang berbeda, sesuai dengan karakternya. Ada topeng Panji yang mewakili tahap kelahiran, Samba yang mewakili tahap kanak-kanak, Rumyang yang mewakili tahap dewasa, Tumenggung atau Patih yang mewakili tahap kedudukan dalam masyarakat, serta Rahwana dan Klana yang mewakili nafsu yang mengganggu umat manusia. 

Sumber: http://yokimirantiyo.blogspot.co.id/2013/01/ragam-topeng-nusantara.html dengan penyesuaian


Baca Juga : LENGKAP !!! Kunci Jawaban Kelas 5 Tema 5 Subtema 3 Pembelajaran 3 


✔️Kunci Jawaban Kelas 5 Halaman 137✔️


Ayo Berlatih 

1. Sebutkan faktor yang memengaruhi keseimbangan ekosistem. 

Jawaban ✔️ :

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keseimbangan Ekosistem
  • Penggunaan Bahan Kimia. Sekarang ini banyak kegiatan manusia yang menggunakan bahan kimia.
  • Penebangan Hutan. Jika penebangan hutan dilakukan secara besar-besaran tanpa terkendali, terjadilah hutan gundul.
  • Pemburuan Liar.
  • Penggunaan Kendaraan Bermotor.
  • Pengeboran Minyak Bumi. 
  • Perusakan Terumbu Karang.
  • Pembuangan Limbah Sampah.
2. Sebutkan beberapa kegiatan manusia yang dapat memengaruhi keseimbangan ekosistem. 

Jawaban ✔️ :

kegiatan manusia yang dapat memengaruhi keseimbangan ekosistem. Penebangan hutan, pembakaran hutan, perburuan liar, penggunaan pupuk buatan secara berlebihan, serta pembuangan sampah dan limbah sembarangan.

3. Sebutkan alat dan bahan yang digunakan untuk membuat topeng Cirebon. 

Jawaban ✔️ :

Alat:

  • Gergaji potong
  • Bor
  • Pahat
  • Kampak
  • Amplas

Bahan:

  • Kayu (kayu jaran)
  • Kuas
  • Lem
  • Pensil
  • Cat warna
penjelasan: 

Topeng Cirebon adalah topeng yang terbuat dari kayu yang cukup lunak dan mudah dibentuk namun tetap dibutuhkan ketekunan, ketelitian yang tepat, serta membutuhkan waktu yang tidak sebentar dalam proses pembuatannya. Berikut lima jenis Contoh topeng Cirebon dan maknanya. 

1. Topeng Panji 

Topeng Panji ini merupakan simbol berhati putih, bersih, tabularasa ibarat bayi yang baru lahir. Warna topengnya putih polos hingga pakaian serba putih. Gerakan tari pada topeng ini sangat hemat, sederhana dan tenang meskipun diiringi dengan suara musik yang penuh dengan dinamika. Makna dari gerakan topeng Panji ini menunjukkan manusia yang suci dan tidak mudah tersentuh oleh hiruk pikuk duniawi yang mengarah kepada hal negatif. "Gambarannya kepada manusia di Cirebon topeng ini tidak terganggu hiruk-pikuk dan jiwa yang bersih. Gerakannya simpel dan sebagian orang melihat topeng Panji ini menjemukan karena waktunya lama dan gerakannya tidak banyak tapi maknanya sangat dalam. 

2. Topeng Samba 

Untuk jenis Topeng Samba, kehidupan manusia Cirebon digambarkan memasuki fase biologis anak-anak. Ini terlihat dari tarian pada Topeng Samba yang menunjukkan tanda-tanda keceriaan dan selalu hidup bahagia. Tarian yang centil, lucu, genit dan kekanak-kanakan menunjukkan kesegaran ekspresi topeng Samba. "Terlihat dari jenis topeng nya berwarna putih, tapi ada aksen hiasan di bagian wajah atas seperti rambut. Gerakannya lincah mengikuti irama musiknya. 

3. Topeng Rumyang 

Topeng Cirebon yang berwarna Merah Jambu ini merupakan simbol manusia Cirebon memasuki fase remaja. Kemanisan warna merah jambu sebagai simbol keremajaan manusia Cirebon. Dari gerakan tari, topeng Rumyang ini mulai menunjukkan ketegasan dan terstruktur dengan baik. "Frekuensinya pada ketegasan gerak. 

4. Topeng Tumenggung 

Di antara Lima Wanda babakan Topeng Cirebon, Tumenggung merupakan satu-satunya topeng yang menggunakan topi. Topeng Tumenggung ini menggambarkan manusia Cirebon sudah memasuki fase dewasa dan mapan. "Irama gerak sudah seperti orang yang tenang, mantap dan dewasa," tutur dia. Pada struktur gerak, Topeng Tumenggung ini seperti bagian dari tayub dan sangat beda dengan topeng yang lain. "Dalam tataran jabatan struktur pemerintahan Tumenggung ya atasannya bupati. 

5. Topeng Kelana 

Pada fase terakhir ini adalah Topeng Kelana. Sebagian orang memaknai topeng Kelana ini sebagai simbol angkara murka, kerakusan manusia. "Ada yang menyebut simbol angkara murka ada juga yang berbeda. Makanya, topeng ini menjadi pusat perhatian seniman, budayawan dan pengamat topeng. Bentuk topeng berwarna serba merah dengan kumis tebal dan tatapan mata tajam serta gagah. 

Pada gerakannya, topeng Kelana ini lebih kepada mengaktualisasi diri dan ekspresif. Namun, gerakan pada topeng Kelana sejatinya menggambarkan sebagai manusia yang mampu mengendalikan nafsu amarah. "Ada satu pendapat bahwa yang menguraikan topeng Cirebon menjelaskan simbol sedulur papat kelima pancer atau empat nafsu dalam diri manusia. 

Nah, pada Topeng Kelana ini merupakan simbol dari tingkatan orang yang paripurna tapi bukan konteks angkara murka, melainkan orang yang sudah sampai pada tingkat aktualisasi diri, ekspresif.



Ayo Renungkan 

Kegiatan apa sajakah yang telah dan akan kamu lakukan untuk memelihara ekosistem yang ada di sekitarmu? 

Jawaban ✔️ :

1. Tidak menebang pohon sembarangan
2. Tidak membuang sampah sembarangan
3. Tidak menangkap ikan menggunakan pukat harimau
4. Melakukan Reboisasi
5. Menanam bunga di pekarangan rumah

Sikap dan keterampilan apa sajakah yang diperlukan untuk memelihara keseimbangan ekosistem? 

Jawaban ✔️ :
1. Tidak menebang pohon sembarangan.

2. Tidak membuang sampah sembarangan.

3. Tidak menangkap ikan menggunakan pukat harimau.

4. Melakukan Reboisasi.


Kerja Sama dengan Orang Tua 

Berdiskusilah dengan orang tuamu untuk melakukan kegiatan-kegiatan di rumah yang dapat memelihara keseimbangan lingkungan. Kamu dapat memulainya dengan melihat keadaan lingkungan di sekitar tempat tinggalmu. Buatlah sebuah rencana kegiatan atau aksi untuk memelihara keseimbangan lingkungan dimulai dari rumahmu. Jelaskanlah juga alasan dan manfaat dari kegiatan tersebut terhadap keseimbangan lingkungan di sekitarmu.

Jawaban ✔️ :

Nama Kegiatan : Mengurangi penggunaan dan mendaur Plastik
Alasan : Jika semua sampah dapat dikurangi, digunakan kembali, dan didaur ulang, kita bisa membuat sumber daya Bumi menjadi jauh lebih banyak. Daur ulang menghemat bahan, mengurangi kebutuhan untuk menimbun dan membakar, mengurangi polusi, dan membantu membuat lingkungan lebih menarik.
Tujuan dan manfaat daur ulang :
  1. Membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat. 
  2. Mencegah dan mengatasi pencemaran lingkungan.
  3. Mengurangi polusi udara akibat sampah.
  4. Mencegah timbulnya penyakit.
  5. Meningkatkan pendapatan masyarakat. 
  6. Meningkatkan daya kreativitas dan ketrampilan pada masyarakat.
Baca Juga : LENGKAP !!! Kunci Jawaban Kelas 5 Tema 5 Subtema 3 Pembelajaran 4
Demikian Kunci Jawaban Kelas 5 Tema 5 Subtema 3 Pembelajaran 5, semoga bermanfaat untuk para pembaca yang sudah mampir di simplenews.me. semoga kelak adik adik semua menjadi orang sukses. amin...😀

kunci jawaban ini ditujukan sebagai bahan referensi belajar dan latihan untuk siswa dirumah yang berasal dari buku siswa kelas 5 tema 5 kurikulum 2013 edisi revisi 2017 semester 1. orangtua bisa memandu siswa dalam mengerjakan tugas tugas sekolah di rumah agar lebih cepat dalam memahami soal soal dan kunci jawaban ini.

Artikel Terkait :

  • Kunci Jawaban Kelas 5
  • Kunci Jawaban Kelas 5 semester 1
  • Kunci Jawaban Kelas 5 sd/mi
  • Kunci Jawaban Kelas 5 revisi 2017
  • Kunci Jawaban Kelas 5 kurikulum 2013
  • Kunci Jawaban Kelas 5 terbaru
  • Kunci Jawaban Tematik Kelas 5
  • Kunci Jawaban Kelas 5 Tema 5
  • Kunci Jawaban Kelas 5 Subtema 3
  • Kunci Jawaban Kelas 5 Pembelajaran 5
  • Kunci Jawaban Kelas 5 Halaman 132
  • Kunci Jawaban Kelas 5 Halaman 133
  • Kunci Jawaban Kelas 5 Halaman 134
  • Kunci Jawaban Kelas 5 Halaman 135
  • Kunci Jawaban Kelas 5 Halaman 137
  • Kunci Jawaban Kelas 5 Subtema 3: Keseimbangan Ekosistem

KUNCI JAWABAN TEMA 5 KELAS 5 LENGKAP Kak Cek Disini 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel