LENGKAP !!! Kunci Jawaban Kelas 4 Tema 8 Subtema 1 Pembelajaran 5 - Jawaban Tematik

LENGKAP !!! Kunci Jawaban Kelas 4 Tema 8 Subtema 1 Pembelajaran 5

Kunci Jawaban Tematik Kelas 4 Tema 8 Subtema 1 Pembelajaran 5 halaman 42, halaman 47, halaman 50, halaman 51, - pada kunci jawaban ini kakak akan membagikan tentang Subtema 1: Lingkungan Tempat Tinggalku.

Kunci Jawaban Kelas 4 Tema 8 Subtema 1 Pembelajaran 5 www.simplenews.me



    Daftar Isi :

  1. Kunci Jawaban Halaman 42
  2. Kunci Jawaban Halaman 47
  3. Kunci Jawaban Halaman 50
  4. Kunci Jawaban Halaman 51


Kelas 4 Tema 8 Subtema 1 Pembelajaran 5  pada artikel ini kelanjutan dari kunci jawaban kelas 4 tema 7 Perkembangan Teknologi. kakak menggunakan sumber buku siswa kelas 4 tema 8 kurikulum 2013 sebagai panduan.

adik adik kakak ataupun teman teman pembaca bisa membagikan halaman ini atau menyimpan halaman simplenews.me . jangan sampai adik adik dan pembaca ketinggalan kunci jawaban selanjutnya ya.

Kunci Jawaban Kelas 4 Tema 8 Subtema 1 Pembelajaran 3


Kunci Jawaban Halaman 42


Ayo Mengamati

Amatilah gambar berikut. Identifikasilah keragaman sifat individu berdasarkan
gambar berikut. Tuliskan jawabanmu di bawah gambar.

Identifikasilah keragaman sifat individu www.simplenews.me

Jawab :   


keragaman sifat individu www.simplenews.me

1. sifatnya rajin 
2.sifatnnya suka nonton
3.sifatnya galak
4.sifatnya suka membantu

5. sifatnya jujur.




Kunci Jawaban Halaman 47


Ayo Membaca

Kisah Putri Tangguk

Kisah Putri Tangguk www.simplenews.me

Putri Tangguk tinggal bersama suami dan ketujuh anaknya di daerah Jambi. Putri Tangguk memiliki sepetak sawah yang ditanami padi. Anehnya, setiap selesai panen, padinya selalu muncul dan siap untuk dipanen kembali. Bahkan, ketujuh lumbung Putri Tangguk hampir penuh untuk menampung hasil panennya.

Saat panen terakhir, Putri Tangguk mengajak suami dan semua anaknya ke sawah. Mereka memasukkan hasil panen ke gerobak.

”Panen sudah selesai. Sepertinya, persediaan padi kita sudah cukup untuk beberapa bulan,” kata Putri Tangguk.

Kemudian, mereka mendorong gerobak bersama-sama. Di tengah perjalanan, Putri Tangguk jatuh terpeleset.

”Aduuuuh...,” teriak Putri Tangguk.

”Hati-hati, Bu. Semalam hujan deras. Jalannya menjadi licin,” kata suami Putri Tangguk sambil membantunya berdiri.

”Gara-gara hujan, jalannya licin. Perjalanan ke rumah masih jauh, bisa-bisa aku terjatuh lagi,” gerutu Putri Tangguk.

Putri Tangguk mengambil padi dari gerobaknya. Kemudian, padi ditebar di jalan. Melihat perilaku ibunya, si anak sulung pun bertanya.

”Apa yang Ibu lakukan? Mengapa Ibu membuang padi itu ke jalan?”

”Ibu tidak membuang padi. Padi ini Ibu gunakan sebagai pengganti pasir. Ibu menebarnya agar jalan ini tidak licin lagi,” jawab Putri Tangguk.

”Istriku, bukankah padi itu untuk kita makan? Tidak baik rasanya jika membuang-buang makanan,” nasihat suami Putri Tangguk. Putri Tangguk tidak mengindahkan nasihat suaminya. Bahkan, Putri Tangguk membantahnya.

”Istriku, bukankah padi itu untuk kita makan? Tidak baik rasanya jika membuang-buang makanan,” nasihat suami Putri Tangguk.

Putri Tangguk tidak mengindahkan nasihat suaminya. Bahkan, Putri Tangguk membantahnya.

”Masa bodoh. Bukankah padi kita sudah banyak. Apa kau mau aku terjatuh lagi dan tulangku patah?” bantah Putri Tangguk sambil terus menebar padi ke jalan.

Setelah panen terakhir, Putri Tangguk tidak pernah kembali ke sawah. Ia berada di rumah untuk merawat ketujuh anaknya. Suatu malam anak bungsu Putri Tangguk merengek karena lapar. Akhirnya, Putri Tangguk ke dapur untuk mengambil nasi. Alangkah terkejutnya ketika ia mendapati pancinya kosong.

”Mengapa panci ini kosong? Bukankah tadi masih tersisa sedikit nasi?” tanya Putri Tangguk dalam hati.

Karena si bungsu terus merengek, Putri Tangguk pun memutuskan untuk menanak nasi. Namun, Putri Tangguk kembali terkejut ketika mendapati beras yang ia simpan dalam kaleng juga menghilang.

”Ke mana perginya beras itu? Aku ingat masih banyak beras di sini sebelumnya. Jangan-jangan ada orang yang mencurinya,” kata Putri Tangguk.

Kemudian, Putri Tangguk membujuk anak bungsunya untuk tidur. Besok ia berencana untuk menumbuk padi yang disimpan di lumbungnya.

Pagi harinya Putri Tangguk terkejut mendengar teriakan suaminya.

”Istriku...istriku...cepat kemari,” teriak suami Putri Tangguk.

Putri Tangguk segera berlari menemui suaminya. Ia menghampiri suaminya yang berada di depan pintu lumbung. Ia pun bertanya kepada suaminya.

”Ada apa suamiku?” tanya Putri Tangguk dengan cemas.

”Aku tidak tahu, istriku. Lumbung ini sudah kosong saat aku membukanya,” jawab suami Putri Tangguk.

Putri Tangguk dan suaminya bergegas memeriksa lumbung yang lain. Betapa terkejutnya mereka ketika mendapati ketujuh lumbungnya telah kosong. Putri Tangguk pun menangis.

”Apa yang terjadi padaku? Tadi malam nasi dan beras hilang. Sekarang padi di lumbung pun juga ikut menghilang,” jerit Putri Tangguk.

”Jangan cemas, istriku. Bukankah kita masih memiliki sawah. Besok kita ke sawah. Siapa tahu padinya telah menguning,” hibur suami Putri Tangguk.

Keesokan paginya Putri Tangguk mengikuti suaminya ke sawah dengan cemas. Setibanya di sawah, tangis Putri Tangguk semakin keras karena mendapati sawahnya telah berubah menjadi semak belukar.

Putri Tangguk menagis seharian. Bahkan, ia tidak mau pulang dan menunggui sawahnya hingga tertidur. Dalam mimpinya, Putri Tangguk didatangi segerombolan padi yang dapat berbicara.

”Hai, Putri Tangguk. Inilah buah dari kesombonganmu. Masih ingatkah engkau ketika membuang kami ke jalan?” tanya padi-padi itu.

”Kau telah menghina kami. Kau telah menjadikan kami pasir untuk alas jalanmu. Kami ini dipanen untuk dimakan, bukan untuk dibuang sembarangan. Dengan membuang kami, berarti kamu tidak membutuhkan kami untuk makananmu,” kata padi-padi itu lagi.

Putri Tangguk hanya bisa diam dan tidak menjawab. Ia menyesali kebodohannya. Ia pun memohon maaf kepada padi-padi itu.

”Tak bisakah kalian memaafkanku? Aku telah menyesali perbuatanku,” kata Putri Tangguk sambil menangis.

”Sekarang kau dan keluargamu harus bekerja keras. Bersihkan sawah ini, bajaklah, lalu tanamlah kami kembali. Setelah tiga bulan, barulah kalian dapat memanen kami kembali,” jawab padi-padi itu.

Ketika Putri Tangguk ingin menjawab, ia tersentak bangun dari tidurnya. Putri Tangguk pun kembali pulang. Kemudian, ia menceritakan mimpinya kepada suaminya. Keesokan harinya keluarga Putri Tangguk bergotong royong membersihkan sawah dan menanam padi. Ia dan keluarganya merawat sawah dan menjaga padinya dengan baik. Mereka menunggu dengan sabar hingga padi yang mereka tanam siap dipanen. Putri Tangguk juga berjanji tidak akan menyia-nyiakan sebutir padi pun hasil panen dari sawahnya.

Dalam cerita terdapat tokoh yang memiliki sifat baik hati. Tokoh seperti itu disebut protagonis. Ada pula tokoh yang memiliki sifat jahat. Tokoh bersifat jahat disebut antagonis. Tahukah kamu siapa tokoh protagonis dan tokoh antagonis pada cerita di atas? Ayo, lakukan kegiatan berikut.

Tokoh protagonis : tokoh yang memiliki sifat baik hati. Tokoh antagonis : tokoh yang memiliki sifat jahat.

Ayo Berlatih

Jawablah pertanyaan berikut berdasarkan cerita berjudul Kisah Putri Tangguk

1. Apa jenis cerita fiksi berjudul Kisah Putri Tangguk?

Jawab : Mitos

2. Siapa tokoh dalam cerita berjudul Kisah Putri Tangguk?

Jawab : Putri Tangguk, suami putri tangguk, tujuh anak Putri Tangguk, dan seorang kakek

3. Siapa tokoh utama dan tokoh tambahan dalam cerita di depan?

Jawab : Tokoh utama adalah Putri Tangguk dan kakek tua. Tokoh tambahan adalah suami dan ketujuh anak Putri Tangguk.

4. Siapa tokoh protagonis dalam cerita di depan? Jelaskan alasanmu.

Jawab : Tokoh protagonis dalam cerita di atas adalah Kakek Tua serta suami dan anak Putri Tangguk karena mereka bersikap baik, berlawanan dengan sikap Putri Tangguk.

5. Siapa tokoh antagonis dalam cerita di depan? Jelaskan alasanmu.

Jawab : Tokoh antagonis dalam cerita di atas adalah Putri Tangguk karena sikapnya yang sombong.





Kunci Jawaban Halaman 50


Ayo Bernyanyi

Nyanyikan lagu ”Injit-Injit Semut” bersama teman satu kelas. Perhatikan terlebih dahulu cara gurumu menyanyikan lagu tersebut dengan benar.

Injit-Injit Semut

 Injit-Injit Semut www. simplenews.me
injit injit semut www.simplenews.me

Bernyanyi dengan baik membutuhkan teknik seperti intonasi dan tempo. Intonasi merupakan cara bernyayi mencapai ketepatan bunyi tiap nada. Bunyi nada yang tepat akan menghasilkan suara yang tidak sumbang dan enak didengar. Untuk mendapatkan intonasi yang baik kamu dapat menyanyikan nada-nada berikut secara berulang tanpa mengandalkan otot-otot leher dan berteriak. Nada-nada tersebut dapat dinyanyikan dengan tempo lambat, sedang, dan cepat.

tempo lambat, sedang, dan cepat. www.simplenews.me

Kecepatan lagu diukur dengan alat pengukur yang disebut Metronome Maelzel atau disingkat MM. Metronome Maelzel ini akan memberikan petunjuk seberapa cepat atau lambatnya lagu dinyanyikan. Sebagai contoh lagu ”Timang-Timang Anakku Sayang” ditulis dengan tempo andante.

Kecepatan tempo andante 72-76 MM, artinya lagu harus dinyanyikan dalam kecepatan 72-76 ketukan yang tetap dalam waktu satu menit. MM 72-76 termasuk tempo sedang. Tempo lagu dikelompokkan menjadi tiga, yaitu: a. tempo lambat, contoh lento = lambat (56-58 MM) ; b. tempo sedang, contoh andante = seperti orang berjalan (72-76 MM); c. tempo cepat, contoh allegro = cepat, hidup, dan riang (132-138 MM)


Ayo Berlatih 

1. Dengarkanlah kelompok lain mendengarkan lalu buatlah tanda tempo 72-76. Termasuk tempo sedang. Begitu pula dengan yang lainnya

JAWABAN : Ada nada rendah, sedang dan tinggi. Pada nada rendah terdapat tanda titik dibawah setiap notasi angka dan tanda titik diatas setiap angka menunjukan bahwa notasi tersebut tinggi.

2. Sekarang giliranmu mempelajari lagu tersebut. Dengarkan penjelasan guru. Bersama dengan kelompokmu, nyanyikan lagu “Injit-Injit Semut” dengan tempo dan tinggi rendah nada yang tepat. Simaklah saat kelompok lain menyanyikan lagu tersebut!

JAWABAN :

Lirik lagu Injit-injit Semut

Jalan-jalan ke tanah Deli
sungguh indah tempat tamasya
kawan jangan bersedih
mari nyanyi bersama-sama

Kalau pergi ke Surabaya
naik perahu dayung sendiri
kalau hatimu sedih
yang rugi diri sendiri

[2X:]
Injit-injit semut
siapa sakit naik diatas
Injit-injit semut
walau sakit jangan dilepas

Naik perahu ke Pulau Seribu
sungguh hin
sungguh malang nasibku
punya pacar diambil orang

Ramai sungguh bandar Jakarta
tempat orang mengikat janji
walau pacar tak punya
hati senang dapat bernyanyi

[2X:]
Injit-injit semut
siapa sakit naik diatas
Injit-injit semut
walau sakit jangan dilepas.

3. Apa yang kamu rasakan ketika menyanyikan lagu tersebut? Jelaskan jawabanmu!

JAWABAN : Sedikit merasa sakit dibagian tangan,karena ketika menyanyikan lagu injit-injit semut pasti tangan kita yang sedang bermain akan di cubit .

4. Jelaskan tempo dan tinggi rendah nada dalam lagu tersebut!

JAWABAN : Tempo adalah cepat atau lambatnya sebuah lagu.  moderato  Tempo= 90 . 4/4 agak cepat

5. Apa saja lagu daerahmu? Tuliskan judul dan makna lagu tersebut!

JAWABAN : 

1.    Judul        : Gundul – Gundul Pacul
Bahasa             : Jawa 
Asal          : Jawa Tengah 
Makna & Arti    : menjunjung amanah rakyat

2.  Judul    : Apuse
Bahasa        : Papua 
Asal Etnik   : Irian Jaya 
Makna        : Lagu Apuse mengisahkan tentang perpisahan seorang cucu dengan kakek neneknya. Apuse sendiri artinya kakek atau nenek.

3.  Judul    : Yamko Rambe Yamko
Bahasa        : Papua
 Asal    : Irian Jaya 
Makna          : Lagu tersebut adalah lagu tentang peperangan. Di lagu itu para pejuang Indonesia ingin menjadi bunga bangsa. Bunga bangsa itu adalah pahlawan. Yang rela berkorban untuk mempertahankan negara Indonesia ini dari para penjajah.

4.    Judul    : Rasa Sayange
Bahasa       : Melayu Ambon 
Asal Etnik   : Maluku
Makna & Arti  : Lagu ini merupakan lagu anak anak yang selalu dinyanyikan secara turun-temurun sejak dahulu oleh masyarakat Maluku untuk mengungkapkan rasa sayang mereka terhadap lingkungan dan sosialisasi di antara masyarakat. Jika didengarkan, lagu ini layaknya seperti sajak atau pantun yang bersahutan, yang merupakan tradisi lisan orang Maluku. Oleh karenanya banyak versi dari lagu ini karena liriknya dapat dibuat sendiri sesuai maksud dan tujuan dari lagu tersebut.

5.  Judul  : Kicir – Kicir
Bahasa      : Indonesia 
Asal          : Jakarta 
Makna          : Lagu kicir-kicir ini merupakan lagu yang termasuk dalam kebudayaan nasional, karena kebudayaandapat merupakan tarian, lagu-lagu daerah dan alat musik yang dilestarikan.bangsa Indonesia merupakan bangsa yang paling beragam kebudayaannya dari mulai bahasa yang digunakan, pakaian adat sampai lagu-lagu dari tiap-tiap daerah pasti memilikinya.



Kunci Jawaban Halaman 51


Ayo Renungkan Apa yang telah kamu pelajari hari ini?

JAWABAN : Hal yang telah saya pelajari hari ini adalah mengenal berbagai macam sifat individu, tinggi rendahny nada lagu injit injit semut dan kerjasama kelompok.

Apa keragaman sifat yang ada dalam keluargamu?

JAWABAN : Pemarah,penyabar,penyayang,bertanggung jawab dan tidak sombong.

Apa manfaat keragaman sifat dalam keluargamu?

JAWABAN : Dapat saling berbagi cerita agar cerita dari anggota dapat dijadikan pengalaman individu dan dapat diambil sisi positifnya.


Kerja Sama dengan Orang Tua 

Pada Pembelajaran 2 kamu sudah mencatat syair lagu daerah yang dinyanyikan oleh orang tuamu. Sekarang, mintalah kepada orang tuamu untuk mengajarimu menyanyikan lagu daerahmu.

JAWABAN : cara mengajari menyanyikan lagu daerah;

Menyanyikan lagu daerah adalah bentuk nasionalisme yang bisa dilakukan dengan mudah. Namun jika menyanyi di atas panggung haruslah memiliki kemampuan bermusik yang baik. 
Lagu daerah dapat dinyanyikan dengan berbagai cara salah satunya dengan bersuara 2 atau alto.

alto dapat dilakukan menurut jenis lagunya karena tidak semua dapat dilakukan. Alto pada lagu daerah dapat dilakukan dengan mencari chord dan nada suara 1. Contoh:
Suara 1 di nada C, dan chodnya juga C. Nada untuk Chrod C adalah C-E-G. Nah, untuk memperoleh suara 2,  ambil di nada E (untuk suara 2 yang lebih tinggi dari suara 1) dan mengambil di nada G (untuk suara yang lebih rendah dari suara 1). Tentunya dengan penghayatan, hati yang tenang dan tidak menahan suara.

cara menyanyikan lagu daerah:

1) Harus tau dan hafal nada dan lirik lagunya
2) Dapat menghayati lagu tersebut
3) Menggunakan intonasi yang benar sesuai dengan lagunya
4) Improvisasi dan mimiknya harus sesuai dengan lagu yang dinyanyikan

5) Sesuaikan logat bahasa daerah tersebut, supaya lebih bagus.


Demikian Kunci Jawaban Kelas 4 Tema 8 Subtema 1 Pembelajaran 5, semoga bermanfaat untuk para pembaca yang sudah mampir di simplenews.me.

kunci jawaban ini ditujukan sebagai bahan referensi dan latihan untuk siswa dirumah yang berasal dari buku siswa kelas 4 tema 8 kurikulum 2013 edisi revisi 2018

Pencarian yang paling banyak dicari :

  • Kunci Jawaban Kelas 3 
  • Kunci Jawaban Kelas 3 kurikulum 2013
  • Kunci Jawaban Kelas 3 terbaru
  • Kunci Jawaban Tematik Kelas 3 
  • Kunci Jawaban Kelas 3 Tema 8
  • Kunci Jawaban Kelas 3 Subtema 1
  • Kunci Jawaban Kelas 3 Pembelajaran 4
  • Kunci Jawaban Kelas 3 Halaman 42
  • Kunci Jawaban Kelas 3 Halaman 47
  • Kunci Jawaban Kelas 3 Halaman 50
  • Kunci Jawaban Kelas 3 Halaman 51


0 Komentar untuk "LENGKAP !!! Kunci Jawaban Kelas 4 Tema 8 Subtema 1 Pembelajaran 5"

Post a Comment

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.

PEMBERITAHUAN : soal di Artikel di website ini berasal dari referesi buku tematik siswa 2013 dan jawaban hasil referensi berbagai sumber dan rangkuman pribadi. jika ada masalah terkait hal ini anda bisa hubungi admin melalui kontak