Kunci Jawaban Kelas 5 Tema 6 Subtema 2 Pembelajaran 3

Kunci Jawaban Tematik Kelas 5 Tema 6 Subtema 2 Pembelajaran 3 - Halaman 94, Halaman 95, Halaman 97, Halaman 98, Halaman 99, Halaman 102, Halaman 103, Halaman 104,  hallo adik adik pada artikel kali ini kita akan memasuki pembelajaran 3 dengan membahas kelanjutan dari pembelajaran 2. adik adik bisa langsung melihat kunci jawaban dibawah, kakak sudah siapkan dengan penjelasan lengkapnya.



berikut ini Kunci Jawaban Kelas 5 Tema 6 Subtema 2 Pembelajaran 3 dengan lengkap.

    Daftar Isi :
  1. Kunci Jawaban Halaman 94-95
  2. Kunci Jawaban Halaman 97
  3. Kunci Jawaban Halaman 98-99
  4. Kunci Jawaban Halaman 102
  5. Kunci Jawaban Halaman 103
  6. Kunci Jawaban Halaman 104

Kunci Jawaban Halaman 94-95


Ayo Membaca

Kamu tentu tahu bahwa manusia, memiliki kemampuan untuk berinteraksi dengan lingkungan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Kebutuhan hidup manusia berupa kebutuhan pokok, kebutuhan sekunder, dan kebutuhan tersier. Setiap kali manusia melakukan kegiatan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, selalu memberikan pengaruh kepada lingkungannya, baik lingkungan alam, maupun lingkungan ekonomi, sosial, dan budaya.

Bacalah artikel berikut untuk memahami salah satu sisi kehidupan nelayan dalam membangun kesejahteraan hidupnya.

Kehidupan Nelayan Pemburu Paus 

Desa Lamalera, Kecamatan Wulandoni, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, merupakan salah satu desa nelayan tradisional yang menjadikan laut sebagai ladang kehidupan mereka. Laut adalah ibu yang memberikan kehidupan sejak zaman nenek moyang mereka. Dari hasil laut, masyarakat di desa ini telah berhasil mengirimkan anak-anak mereka untuk bersekolah dan pada akhirnya bekerja.


Masyarakat nelayan di desa Lamalera, memiliki tradisi berburu paus yang telah diturunkan bertahun-tahun oleh nenek moyang mereka. Tidak sembarang paus yang mereka buru, hanya paus yang sudah tua saja yang mereka buru. Jika mereka menemukan paus muda, masyarakat nelayan di desa ini akan mengembalikannya ke laut lepas. Mereka pun bersepakat secara adat bahwa dalam setahun, tidak boleh lebih dari 15 paus yang mereka buru. Dengan demikian, mereka tetap menjaga agar paus tidak punah.

Untuk berburu paus, para nelayan melakukan pemantauan dari bibir pantai dan dari atas bukit. Ada beberapa orang yang senantiasa berada di bukit itu untuk memantau, sambil melakukan kegiatan lainnya seperti memperbaiki jala, menganyam atap perahu dari daun lontar, memasak, atau membaca buku. Jika mereka melihat paus, mereka akan berteriak “baleo” yang berarti paus. Teriakan itu, membuat para nelayan yang berada di bibir pantai segera bersiap melaut. Mereka akan mengirimkan sebuah perahu untuk mengamati jenis dan umur paus. Jika mereka melihat paus itu layak ditangkap, mereka akan akan memanggil perahu-perahu lain untuk mendekat.

Daging dan minyak paus yang berhasil ditangkap kemudian akan dibagi ke seluruh warga desa. Pembagian diutamakan bagi janda dan yatim piatu, baru kemudian kepada penangkap paus, pemilik perahu, lalu kepada masyarakat lainnya. Daging dan ikan paus ini dapat ditukar dengan jagung, umbi-umbian, buah-buahan, dan sayuran dari masyarakat pegunungan. Kegiatan barter ini dilakukan di Pasar Wulandoni, sekitar 3 km dari Lamalera.


Ayo Menulis 

Bacaan di atas merupakan salah satu teks penjelasan yang dimuat pada sebuah surat kabar. Surat kabar merupakan salah satu jenis media cetak yang paling banyak digunakan masyarakat. Surat kabar atau koran merupakan salah satu media cetak yang dapat memberikan berbagai macam informasi.

Untuk memahami sebuah teks penjelasan pada bacaan di atas, kamu perlu mengetahui pokok pikiran di setiap paragrafnya. Temukanlah pokok-pokok pikiran dalam setiap paragraf dengan melakukan kegiatan berikut ini.

1. Siapkan sejumlah kartu atau kartu pokok pikiran seperti contoh di bawah ini sesuai dengan jumlah paragraf pada bacaan di atas.

 kartu pokok pikiran


2. Bacalah kembali bacaan tersebut dan temukan pokok pikiran di setiap paragrafnya.

Jawab : 

Paragraf 1 :

Desa Lamalera merupakan salah satu desa nelayan tradisional yang menjadikan laut sebagai ladang kehidupan.

Paragraf 2 :

Mereka menjaga agar paus tidak punah

Paragraf 3 :

Nelayan melakukan pemantauan dari bibir pantai dan dari atas bukit

Paragraf 4 :

Daging dan minyak dibagikan ke seluruh warga desa


3. Tuliskanlah pokok pikiran tersebut pada kartu yang telah kamu siapkan.

4. Diskusikanlah pokok pikiran dengan teman-teman di dalam kelompokmu. Berikan komentar dan saran yang membangun untuk setiap pokok pikiran yang dibuat temanmu.

5. Kelompokan pokok pikiran yang sama pada setiap paragraf.

6. Ambillah sebuah karton, lalu tuliskan di bagian paling atas judul bacaan.

7. Buatlah garis-garis penghubung sesuai jumlah paragraf yang ada.

8. Tempelkan semua pokok pikiran yang dibuat teman sekelompokmu sesuai paragrafnya.

9. Buatlah sebuah paragraf untuk membuat kesimpulan terhadap bacaan tersebut.

10. Presentasikanlah hasil analisis bacaanmu di depan kelas.


Ayo Berdiskusi 

Dalam kehidupan sehari-hari, ada banyak hal yang ingin kamu ketahui tentang peristiwa yang terjadi di sekitarmu. Bertanya merupakan kegiatan mencari jawaban tentang sesuatu yang belum diketahui. Kita dapat bertanya kepada siapa pun, termasuk kepada teman sebaya. Kegiatan bertanya juga dapat menjadi kegiatan awal sebuah diskusi.

Ikutilah tahapan kegiatan berikut ini dengan saksama di dalam kelompok yang terdiri atas 4 – 5 orang.

1. Buatlah dua pertanyaan berdasarkan bacaan.

2. Tuliskanlah pertanyaanmu di selembar kertas kecil. Tuliskan nama dan pertanyaanmu dengan jelas dan menggunakan kalimat tanya yang benar.

3. Gulunglah kertas pertanyaanmu lalu masukkan ke dalam sebuah wadah.

4. Secara bergiliran anggota kelompok mengambil gulungan kertas dari dalam wadah.

5. Setelah semuanya mendapatkan sebuah gulungan kertas, bukalah lembar pertanyaan secara bersamaan.

6. Lalu tuliskan jawabannya di bawah pertanyaan tersebut.

7. Tempelkan kertas pertanyaan dan jawabannya di salah satu dinding kelas. Lakukan kegiatan yang sama untuk pertanyaan kedua.

8. Lihatlah kembali pertanyaan yang telah kamu buat, dan jawaban dari teman-temanmu. Lakukanlah diskusi dengan teman yang menjawab pertanyaanmu untuk mendapatkan keterangan yang lebih lengkap.

Jawab :

kelompok yang terdiri atas 4 – 5 orang

Contoh : Peristiwa yang terjadi di sekitarmu

Peristiwa yang terjadi di sekitar yang berhubungan dengan ilmu kedokteran berbasis biologi antara lain:

- Saat badan terasa pegal-pegal, beberapa orang memilih untuk meredakan rasa pegal dengan mendatangi tukang pijat tradisional ataupun pijat refleksi. Nah, dalam kedokteran, pemijatan ini dapat disetarakan dengan fisioterapi, kaitannya dengan biologi, rasa pegal ini disebabkan oleh penumpukan asam laktat di otot.

Peristiwa yang terjadi di sekitar yang berhubungan dengan lingkungan berbasis biologi antara lain:

- Anjuran pemerintah untuk membuat biopori yang bertujuan untuk menjaga lingkungan, menjaga kesuburan tanah dan menjaga ketersediaan air tanah. Pembuatan biopori dilakukan dengan cara membuat lubang lubang di tanah dan mengisinya dengan sisa daun dan sampah organik yang mendukung kehidupan mikroorganisme alami tanah. Dengan demikian, kesuburan tanah dapat terjaga.

Peristiwa yang terjadi di sekitar yang berhubungan dengan makanan dan penyakit berbasis biologi antara lain:

- Konsumsi makanan dengan pengawet, pewarna dan perasa buatan dapat memicu kerusakan organ dan jaringan tubuh.

Kunci Jawaban Halaman 97

Ayo Membaca

Luasnya lautan dan samudra yang mengelilingi wilayah Indonesia, memengaruhi kehidupan sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat nelayan setempat. Interaksi masyarakat nelayan dengan lingkungannya sangatlah erat. Keterikatan antara masyarakat nelayan dengan lingkungannya terwujud salah satunya melalui kegiatan upacara tradisi nelayan. Setiap masyarakat nelayan di Indonesia memiliki kegiatan yang berbeda sebagai bagian dari upacara tradisi. Salah satunya adalah masyarakat nelayan Pantai Malo, Kokorotan, Sumatra Utara. Bacalah artikel berikut ini dengan saksama.

Festival Mane’e, Tradisi Nelayan di Pantai Malo

Festival Mane’e, merupakan tradisi adat untuk penangkapan ikan. Tradisi ini dilakukan oleh masyarakat Pantai Malo, Kokorotan, Sulawesi Utara. Ritual ini biasa disebut dengan ritual menangkap ikan dengan doa-doa dalam bahasa adat kuno. Mereka berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa agar nelayan mendapatkan tangkapan yang banyak, dan mendapatkan perlindungan agar terhindar dari bahaya.

Festival Mane’e, Tradisi Nelayan di Pantai MaloPenangkapan ikan dimulai dengan berkumpulnya para pemuka adat bersama perwakilan pemerintah setempat. Mereka bermusyawarah untuk menentukan tanggal yang tepat untuk melakukan ritual mane’e. Selanjutnya, para pemuka adat ini akan memanjatkan doa-doa dalam bahasa adat kuno. Sementara, masyarakat lainnya mengumpulkan tali dan janur (daun kelapa yang masih muda) untuk dibuat jaring yang disebut dengan sammy.



Peta Lokasi Pantai Malo, Kokorotan, Sulawesi UtaraTibalah hari yang ditentukan untuk melaksanakan ritual mane’e. Para pemuka adat dan pemerintah setempat, membawa sammy ke Pantai Malo. Beramai-ramai mereka menariknya sepanjang mungkin ke arah laut hingga membentuk sebuah kolam. Ketika ikan-ikan telah banyak terperangkap ke dalam sammy, masyarakat pun mulai menangkapnya. Hasil tangkapan ikan ini akan disantap bersama dalam pesta rakyat yang digelar saat itu. Ada hal yang menarik sepanjang ritual hingga pesta rakyat ini, yaitu masyarakat dilarang mengenakan pakaian berwarna merah sebagai pantangan.



 Ritual seperti ini masih dilaksanakan hingga kini. Masyarakat meyakini ritual ini sebagai ucapan syukur dan permohonan perlindungan dari Tuhan Yang Maha Esa. Selain itu, kegiatan ini mengandung nilai-nilai kebersamaan antar anggota masyarakat dan kepedulian untuk memelihara laut sebagai sumber kehidupan masyarakat. Nilai-nilai kerja sama, persatuan dan kesatuan pun, sangat bisa dirasakan sepanjang persiapan hingga dilaksanakannya ritual ini.

Berdasarkan bacaan di atas, jawablah beberapa pertanyaan berikut ini!

1. Apakah tujuan dilaksanakannya Festival Mane'e tersebut?

Jawab : Agar nelayan mendapatkan tangkapan yang banyak dan mendapatkan perlindungan agar terhindar dari bahaya.

2. Siapa yang berperan penting dalam upacara tersebut?

Jawab : Pemuka adat beserta masyarakat setempat

3. Menurutmu, apa manfaat kegiatan upacara tradisi nelayan terhadap kesejahteraan nelayan dan
    kehidupan masyarakat nelayan setempat?

Jawab : Sangat bermanfaat dengan kegiatan tersebut, dengan begitu masyarakat setempat dapat memperoleh tangkapan ikan secara lebih mudah dan pastinya mendapat penghasilan lebih banyak.

4. Adakah hal menarik yang kamu dapatkan dari kegiatan upacara nelayan tersebut?

Jawab : Masyarakat dilarang mengenakan pakaian berwarna merah sebagai pantangan

5. Adakah kegiatan serupa yang dilakukan oleh masyarakat nelayan yang berada paling dekat dari
    tempat tinggalmu? Jika ada, ceritakanlah!

Jawab : Ada,  Di karawang jawa barat tiap tahun diadakan pesta rakyat agar masyarakat saling tolong menolong.

Kunci Jawaban Halaman 98-99

Ayo Mengamati

Kegiatan nelayan di pantai dan laut tidak hanya untuk pembangunan ekonomi, tetapi juga untuk membangun kehidupan sosial budaya masyarakat. Kegiatan ini dilakukan untuk meneruskan budaya kehidupan masyarakat nelayan yang telah dilakukan bertahun-tahun. Kegiatan masyarakat nelayan di satu tempat dan tempat lain tidaklah sama. Hal ini dipengaruhi juga oleh kehidupan sosial masyarakatnya.

Kehidupan masyarakat di sekitarmu mungkin juga memiliki keunikan sendiri. Oleh karenanya, lakukanlah kegiatan pengamatan sebagai berikut:

1. Bekerjalah bersama dengan temanmu yang tinggal di daerah yang sama atau berdekatan.

2. Amatilah kehidupan masyarakat di sekitar tempat tinggalmu.

3. Identifikasi kegiatan masyarakat untuk membangun ekonominya, misalnya ada yang berdagang, bertani atau menangkap ikan.

4. Identifikasi kegiatan kemasyarakatan yang terjadi di daerah tempat tinggalmu. Misalnya, kegiatan bersama yang dilakukan anggota masyarakat.

5. Tuliskanlah hasil pengamatanmu ke dalam bentuk laporan singkat dengan menggunakan format “Laporan Hasil Pengamatan” seperti contoh di bawah ini!



Jawab : 

Laporan Hasil Pengamatan Tempat pengamatan: 

Hal yang diamati: 

- interaksi manusia dengan lingkungan sosialnya 
- upaya manusia dalam berperan serta membangun perekonomian 

Hasil pengamatan:

•melakukan kegiatan produksi, distribusi, dan konsumsi.
•gotong royong,dapat juga berupa persaingan , kontravensi, atau pertentangan.

Kesimpulan apa yang kamu dapatkan dari kegiatan ini? Tuliskanlah kesimpulanmu di bawah ini!

Kesimpulan: Kita harus berinteraksi dengan lingkungan di sekitar kita dengan baik.


Kunci Jawaban Halaman 102


Ayo Berdiskusi

Dengan menggunakan bacaan tentang nelayan Lamalera dan nelayan Pantai Malo, diskusikan hak-hak dan kewajiban apa saja yang dimiliki oleh para nelayan tersebut.

Bagaimana dengan warga negara yang lain, misalnya para guru? Bagaimana hak dan kewajiban mereka? Bagaimana dengan kamu sebagai siswa? Apa saja hak dan kewajiban kalian?

Gunakan tabel berikut ini untuk melakukan analisis terhadap hak dan kewajiban warga negara sesuai cara interaksinya dengan lingkungan sekitarnya. Bandingkanlah hak dan kewajiban para nelayan, para petani, dan juga pelajar seperti kamu.

analisis terhadap hak dan kewajiban warga negara sesuai cara interaksinya dengan lingkungan sekitarnya

Jawab :

Nelayan Lamalera atau Nelayan Pantai Malo

Hak :
Memperoleh ikan sebagai bahan makanan
Kewajiban :
Menjaga kelestarian laut sebagai habitat ikan

Petani
Hak :
Mendapatkan informasi tentang pertanian, tersedianya pupuk dan obat-obatan pertanian, Mengolah lahan pertanian dengan baik
Kewajiban
Memelihara, mencegah, dan memulihkan kerusakah lahan pertanian, menjaga pemakaian pupuk dan obat-obatan secara bijaksana

Pelajar 
Hak :
Memperoleh pendidikan dan pengajaran dengan baik, menggunakan fasilitas pendidikan
Kewajiban :
Rajin belajar, mentaati semua peraturan sekolah


Diskusikan dan presentasikanlah hasil diskusimu di depan kelas. Dengarkan dan cermatilah ketika kelompok yang lain melakukan presentasi. Catatlah halhal menarik dari semua presentasi yang dilakukan teman-teman kelasmu. Lalu tuliskanlah kesimpulanmu.


Kesimpulan: Hak dan kewajiban tidak dapat dipisahkan antara yang satu dengan yang lain, karena keduanya sama-sama dijalankan sekaligus didapatkan. Hak merupakan segalal sesuatu yang pantas dan mutlak untuk didapatkan oleh individu sebagai anggota warga negara, sedangkan kewajiban merupakan suatu keharusan/kewajiban bagi individu dalam melaksanakan peran sebagai anggota warga negara gunda mendapatkan pengakuan akan hak yang sesuai dengan pelaksanaan kewajiban tersebut. Hak dan kewajiban merupakan suatu hal yang terikat satu sama lain, sehingga dalam praktik harus dijalankan dengan seimbang.


Kunci Jawaban Halaman 103


Ayo Mencoba

Apakah kamu melihat persamaan dan perbedaan antara hak dan kewajiban dari para guru, nelayan, dan kamu sebagai seorang siswa? Kamu tentu tahu bahwa setiap hak dapat diusahakan melalui kewajiban, baik kewajiban yang menyangkut hak orang lain, maupun kewajiban pribadi.

Cobalah renungkan, kewajiban apa saja yang harus kamu lakukan dan tingkatkan sebagai seorang siswa? Tuliskanlah beberapa kewajiban yang harus kamu tingkatkan ke dalam sebuah janji yang harus kamu ingat untuk dilakukan. Tuliskanlah dengan kalimat yang jelas dan singkat sehingga kamu mudah mengingatnya di tempat yang disediakan di bawah ini!

Jawab :

Aku berjanji untuk:

1. Belajar lebih rajin
2. Hormat dan patuh Patuh serta taat kepada guru
3. Disiplin, jujur dan tanggung jawab.
4. Bersahabat baik dengan semua teman di kelas dan sekolah.


Hak merupakan segala sesuatu yang pantas dan mutlak untuk didapatkan oleh individu sebagai anggota warga negara , sedangkan kewajiban merupakan suatu keharusan / kewajiban bagi individu dalam melaksanakan peran sebagai anggota warga negara guna mendapat pengakuan akan hak yang sesuai dengan pelaksanaan kewajiban tersebut . Hak dan kewajiban merupakan suatu hal yang terikat satu sama lain , sehingga dalam praktik harus dijalankan dengan seimbang .



Kunci Jawaban Halaman 104


Ayo Renungkan

1. Apa saja sikap dan keterampilan yang kamu kembangkan pada hari ini?

Jawab : Banyak berpikir positif tentang apapun, tetep semangat menjalani hari hari dan mengintropeksi diri menjadi orang yang lebih baik serta berkreasi sesuai dengan bakat kita.

2. Apa saja tantangan yang kamu hadapi untuk melakukan kewajibanmu sebagai seorang pelajar? Bagaimanakah caramu untuk mengatasinya?

Jawab : Tantangan yang biasanya dihadapi dalam melakukan kewajiban sebagai seorang pelajar adalah banyak nya teman teman yang selalu menyontek saat ujian
cara mengatasinya adalah belajar dengan baik saat mau ujian.

Kerja Sama dengan Orang Tua 

Tunjukkan janjimu untuk melakukan kewajibanmu sebagai seorang pelajar kepada orang tuamu. Diskusikanlah dengan orang tuamu, bagaimana kamu akan melakukan kewajiban itu. Mintalah bantuan mereka untuk selalu mengingatkan dan mendorongmu melakukan kewajibanmu.

Jawab : Sudah, karena saya sudah melakukan kewajiban saya yaitu belajar, membantu orang tua dengan penuh tanggung jawab.


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel