LENGKAP !!! Rangkuman Materi Tematik Kelas 6 Tema 1 Subtema 1 Semester 1 Kurikum 2013

Rangkuman Materi Tematik Kelas 6 Tema 1 Subtema 1 Semester 1 Kurikum 2013 - Setelah menyelesaikan ujian semester semester 2 selanjutnya kita memasuki semester 1. sebelum kita membuka setiap tema, kita sudah menyiapkan sejumlah rangkuman. rangkuman ini berisi ringkasan ringkat dari setiap pembelajaran.

Rangkuman Materi Tematik Kelas 6 Tema 1 Subtema 1 Semester 1 Kurikum 2013 www.simplenews.me

Nah, uniknya di tematik memiliki banyak subtema seperti subtema 1, Subtema 2, Subtema 3 dan Subtema 4. disetiap tema akan dibagi lagi menjadi 6 pembelajaran. tim simplenews sudah menyiapkan secara lengkap agar mudah dipahami teman, bapak dan ibu sekalian.

Rangkuman Materi Tematik Kelas 6 Tema 1

untuk lebih lanjut kita akan memberikan muatan pembelajaran 1 sampai 6 berdasarkan mata pelajaran yang akan dibagikan seperti berikut.

  1. PPKn : penerapan nilai nilai pancasila dalam kehidupan sehari hari. 
  2. Bahasa Indonesia : membuat kesimpulan dan mencari ide pokok suatu teks atau laporan. 
  3. IPA : perkembangbiakan pada tumbuhan dan hewan, secara vegetatif dan buatan. 
  4. IPS : mengidentifikasi karakteristik geografis, kehidupan sosial budaya, ekonomi serta politik negara ASEAN. 
  5. SBdP : memahami patung nusantara.

Materi Tematik Kelas 6 Tema 1 Subtema 1 Semester 1

6 muatan pelajaran ini (PPKn, Bahasa Indonesia, IPA, IPS, dan juga SBdP) sebagai kompetensi dasar sebagai bahan awal rangkuman. selain itu tujuan dari pembelajaran ini ialah menemukan ide pokok dan informasi penting berkaitan dengan teks atau bacaan, mengidentifikasi perkembangbiakan tumbuhan secara generatif dan manfaatnya, menyebutkan kondisi geografis negara anggota ASEAN.

Kelas 6 Tema 1 Subtema 1 Pembelajaran 1

untuk mempersingkat waktu langsung saja perhatikan dan pahami materi rangkumannya dibawah ini.

Bahasa Indonesia

Cara Menentukan Ide pokok suatu paragraf

Ide pokok atau gagasan utama adalah sebuah topik yang akan dibahas di dalam sebuah paragraf. Sebuah paragraf yang baik memiliki ide pokok dan beberapa kalimat penjelas. Ide pokok berfungsi sebagai topik pembahasan, sedangkan kalimat penjelas berfungsi untuk menjelaskan topik tersebut. Sebuah paragraf harus memiliki ide pokok dan kalimat penjelas yang berkorelasi atau saling berhubungan.

Jenis paragraf berdasarkan letak ide pokok, terbagi menjadi tiga, yaitu:

1. Paragraf deduktif, Paragraf deduktif adalah sebuah paragraf yang keberadaan ide pokoknya berada di awal,

2. Paragraf induktif. Adalah paragraph yang ide pokoknya berada di akhir

3. Paragraf campuran merupakan sebuah paragraf yang memiliki setidaknya dua ide pokok, yaitu berada di awal dan akhir

Cara Menentukan Ide Pokok

1. Membaca dengan Saksama

Mungkin ini adalah cara yang paling sederhana, kamu hanya perlu waktu dan sedikit konsentrasi untuk melakukannya. Dengan cara ini maka kamu sudah dapat menentukan mana yang dapat disebut ide pokok atau yang termasuk kalimat penjelas.

2. Pisahkan Kalimat Utama dari Kalimat Khusus

Kalimat utama biasanya akan diikuti atau didahului oleh kalimat khusus. Untuk dapat mengenali sebuah kalimat khusus, kamu dapat memperhatikan salah satu cirinya, yaitu sebuah kalimat yang berisi contoh, bukti, atau rincian khusus, sehingga jika kamu melihat adanya sebuah kalimat dengan ciri tersebut, maka itu adalah kalimat khusus. Setelah itu pisahkan keduanya, maka kamu akan mendapatkan sebuah ide pokok yang berbentuk kalimat utama.

3. Menyimpulkan Sebuah Paragraf

Ide pokok dapat menentukan sebuah simpulan dari paragraf. Oleh karena itu, dengan membaca sebuah paragraf dan kemudian menyimpulkannya maka kamu akan mendapatkan sebuah ide pokok.

Itulah tiga cara menentukan ide pokok dengan mudah yang dapat kamu praktikkan, nah sekarang mari kita lihat beberapa contoh dalam menentukan ide pokok sebuah paragraf.


IPA

(Perkembangbiakan generatif pada tumbuhan, khususnya penyerbukan)


Perkembangbiakan secara generatif pada tumbuhan dimulai dengan proses penyerbukan. Penyerbukan melibatkan bagian dari tumbuhan yaitu bunga.


Bagian – bagian bunga :


1. Dasar bunga berguna sebagai tempat kedudukan bunga

2. Tangkai bunga sebagai penopang dan penyambung anatar bunga dan batang atau ranting

3. Kelopak bunga berguna untuk melindungi mahkota bunga ketika masih kuncup

4. Benang sari berguna sebagai alat kelamin jantan pada bunga

5. Putik berguna sebagai alat kelamin betina pada bunga


Perkembangbiakan Generatif Tumbuhan


Perkembangbiakan generatif disebut juga perkembangbiakan secara kawin. Terjadi melalui proses penyerbukan dan pembuahan.

Perkembangbiakan generatif pada tumbuhan diawali dengan penyerbukan , yaitu melekatnya atau jatuhnya serbuk sari ke kepala putik.

Setelah terjadi penyerbukan , pada serbuk sari tumbuh buluh serbuk sari yang menuju ke ruang bakal biji. Kemudian serbuk sari akan masuk ke ruang bakal biji melalui buluh serbuk sari

Di dalam ruang bakal biji terjadi pembuahan , yaitu peleburan serbuk sari (sel kelamin jantan atau spermatozoid ) dengan kepala putik (sel kelamin betina atau sel telur)

Hasil pembuahan disebut zigot

Zigot berkembang menjadi lembaga, lembaga berkembang menjadi bakal biji, bakal biji berkembang menjadi biji dan bakal buah , kemudian bakal buah berkembang menjadi daging buah.

Lembaga yanag berada di dalam biji merupakan calon tumbuhan baru.

Tumbuhan yang berkembangbiak secara generative contohnya , padi, manga, durian dan jambu.

Macam – macam perantara penyerbukan :


Angin. Contoh tumbuhan yang penyerbukannya dibantu oleh angin : tebu, jagung, alang-alang dan padi

Air. Contoh tumbuhan yang penyerbukannya dibantu oleh air, anatara lain : Ganggang, Hidrilia, bakau dan enceng gondok

Serangga. Tumbuhan yang penyerbukannya dibantu oleh serangga, Antara lain : jeruk, sawo, mangga, jambu, juga nangka. Ciri tumbuhan yang penyerbukannya dibantu serangga biasanya bunga berbau harum dan serbuk sarinya lengket sehingga mudah terbawa oleh serangga yang hinggap diatasnya.

Manusia. Tumbuhan yang penyerbukannya dibantu oleh manusia contohnya vanili.

Jenis-jenis Penyerbukan :


Macam-macam penyerbukan berdasarkan asal serbuk sarinya, ada empat macam penyerbukan yaitu penyerbukan sendiri (autogami), penyerbukan tetangga (geitonogami), penyerbukan silang (alogami), dan penyerbukan bastar (hybridogamy).


1. Penyerbukan Sendiri (Autogami)


Macam-macam penyerbukan yang pertama adalah penyerbukan sendiri atau biasa disebut sebagai autogomi merupakan jenis penyerbukan pada suatu bunga yang serbuk sarinya berasal dari bunga itu sendiri.

Artinya, serbuk sari yang jatuh ke kepala putih pada bunga itu sendiri. Ciri-ciri penyerbukan sendiri bunganya termasuk bunga sempurna yang memiliki kelamin jantan dan betina dalam 1 bunga saja.

Contoh tumbuhan yang melakukan penyerbukan sendiri antara lain adalah mangga, jambu, bunga turi, bunga sepatu, rambutan, bunga telang, dan lain-lain.


2. Penyerbukan Tetangga (Geitonogami)


Penyerbukan ini merupakan jenis penyerbukan yang serbuk sarinya berasal dari bunga lain pada tumbuhan tersebut. Artinya serbuk sari jatuh ke kepala putik pada bunga lain, tapi bunga itu masih terletak pada tumbuhan itu sendiri.


Penyerbukan tetangga ini terjadi karena bunga jantan dan bunga betina pada tumbuhan tersebut tidak berada dalam satu bunga, sehingga membutuhkan 2 bunga dalam tumbuhan yang sama untuk melakukan proses penyerbukan.

Contoh tumbuhan yang melakukan penyerbukan tetangga antara lain adalah jagung, padi, kelapa, kelapa sawit, mawar merah, mawar putih, dan lain-lain.


3. Penyerbukan Silang (Alogami)


Pada penyerbukan silang atau alogami, jenis penyerbukan yang serbuk sarinya berasal dari bunga lain pada tumbuhan lainnya yang masih dalam jenis yang sama. Artinya serbuk sari jatuh ke kepala putik bunga lain yang berbeda tumbuhan, tapi masih sejenis.


Penyerbukan ini kerap disebut dengan istilah persilangan atau kawin silang. Penyerbukan silang umumnya menghasilkan variasi keturunan karena perpaduan dua sifat tumbuhan induk.

Contoh tumbuhan yang melakukan penyerbukan silang antara lain adalah melinjo, kamboja, pinus, mawar, dan lain-lain. Umumnya semua tumbuhan bisa melakukan penyerbukan silang, khususnya dengan bantuan manusia.


4. Penyerbukan Bastar (Hybridogamy)


Penyerbukan bastar biasa disebut juga dengan hybridogamy, merupakan jenis penyerbukan yang serbuk sarinya berasal dari bunga lain pada tumbuhan lainnya yang berbeda jenis atau setidaknya mempunyai satu sifat beda.

Pada prosesnya, serbuk sari jatuh ke kepala putik bunga lain yang berbeda varietas. Penyerbukan bastar umumnya akan menghasilkan varietas maupun spesies baru.


Contoh tumbuhan yang melakukan penyerbukan bastar seperti mawar merah dengan mawar putih, lili kuning dengan lili merah mudah, jambu batu merah dan jambu batu putih, dan lain-lain.


IPS

(Keadaan social budaya masyarakat ASEAN)

peta wilayah ASEAN www.simplenews.me

Asean meruapkan persatuan Negara-negara se asia tenggara. Asean berdiri pada tanggal 8 Januari 1967 di Bangkok, Thailand ditandai dengan Deklarasi Bangkok, dipelopori oleh 5 tokoh dari 5 negara aanggota Aseaan yang pertama, yaitu :

1. Adam Malik (Indonesia)

2. Tun abdul Razak (Malaysia)

3. Thanat Khoman (Thailand)

4. S. Rajaratnam (Singapura)

5. Narciso Ramos (Filipina),


sedangkan ke 5 negara yang bergabung dalam Aseaan kemudian adalah :

1. Brunei Darussalam , bergabung dalam asean tanggal 7 Januari 1984

2. Vietnam , bergabung tanggal 28 Juli 1995

3. Laos dan Myanmar , bergabung tanggal 23 Juli 1997

4. Kamboja , bergabung pada tanggal 30 April 1999


Lambang ASEAN


Lambang ASEAN www.simplenews.me

Padi: melambangkan kesejahteraan, kemakmuran, kesuburan, dan kekayaan yang merupakan harapan tiap bangsa di Asia Tenggara.

Jumlah 10 batang padi yang terikat melambangkan jumlah anggota ASEAN yang terikat persatuan dan solidaritas.

Lingkaran: melambangkan kesatuan dan keutuhan ASEAN,

Biru: melambangkan perdamaian dan stabilitas,

Merah: melambangkan keberanian dan dinamisme,

Putih: melambangkan kemurnian atau kesucian,

Kuning: melambangkan kemakmuran.

Kehidupan Sosial Budaya Negara ASEAN


Brunei Darussalam

Lambang Brunei Darussalam www.simplenews.me

Kampung Ayer merupakan Desa terapung di Brunei Darussalam. Pada tahun 1.400 Kampun Ayer sempat menjadi Pusat pemerintahan Brunei Darussalam.

Budaya Brunei Darussalam banyak dipengaruhi oleh ajaran Islam.

Mayoritas penduduk Brunei Darussalam adalah orang Melayu.

Kata “Brunei” berasal dari kata “Nah Baru”.

Sedangkan kata “Darussalam” berarti “tempat yang Damai” atau “Rumah”.


Malaysia


bendera Malaysia www.simplenews.me


Terdapat patung Dewa Marungga dengan ukuran 42,7 m.

Patung ini terletak di daerah Batu Caves, patung ini didedikasikan untuk Dewa Murungga.

Selain patung Dewa Murungga, Malaysia juga memiliki kota George Town , yaitu kota yang terdaftar dalam UNESCO World Heritage.

George Town merupakan kota yang memiliki ragam jenis budaya. Banyak gedung peninggalan masa Eropa dan bangunan bernuansa Melayu Tionghoa.

Tiga kaum utama di Malaysia : Melayu, Cina dan India.

Makanan khas Malaysia adalah nasi lemak.


Filipina

bendera Filipina www.simplenews.me


Budaya Filipina merupakan hasil perpaduan Antara budaya barat dan timur. Kehidupan budaya masyarakat dipengaruhi oleh budaya Melayu, Cina dan Spanyol.

Bahasa Filipina adalah Bahasa nasional dengan Bahasa inggris sebagai Bahasa pengantar untuk urusan perdagangan dan pergaulan.

Salah satu dialeg utama masyarakat Filipina adalah Tagalog

Tarian masyarakat Filipina adalah Tari Tiniking yang menceritakan tentang burung Tinikling yang sedang berjalan melompat menghaindari perangkap bamboo petani padi.

Kamboja

bendera kamboja www.simplenews.me


Banyak candi terbuat dari batu.

Ukiran tembok candi biasanya dewa-dewa Hindu dan Budha.

Relief tarian juga dapat ditemukan pada bangunan keagamaan di Kamboja.

Orang Khmer mengenakan syal kotak-kotak yang dinamakan KRAMA.

Pria dan wanita mengenakan bandul Budha pada kalungnya.

Salah satu makanan terkenal chha yang berarti tumisan.


Myanmar

Bendera Myanmar www.simplenews.me


Myanmar sering disebut Negara Seribu Pagoda karena banyak sekali kuil suci agama Budha.

Mayoritas penduduk merupakan keturunan Tibet.

Bahasa yang digunakan adalah Bahasa Bima.

Pakaian tradisional Myanmar disebut Yongyi, mirip dengn sarung Indonesia.

Longyi terbuat dari kain katun. Bisa dikenakan pada pria dewasa , wanita dan anak-anak.


Vietnam

bendera vietnam www.simplenews.me


Di Vietnam ada permainan tradisional yaitu “Menagkap Jangkrik dengan Mata tertutup”

Pakaian khas Vietnam adalah Ao Dai.

Mayoritas orang Vietnam mempunyai nama keluarga Nguyen. Hal ini disebabkan karena Dinasti Nguyen terakhir berkuasa di Vietnam 1803 – 1945.


Laos


bendera Laos www.simplenews.me

Nama Laos berhubungan dengan penemunya , yaitu Ai Lao.

Olahraga tradisional di Laos yaitu Katau, seperti Olahraga bola voly , namun menggunakan kaki untuk menangkap dan memukul bola. Bola terbiat dari anyaman bambu.

Tahun baru Laos disebut Bun Pi Mai. Semua penduduk membersihkan rumah, mengenakan pakaian baru , dan mencuci patung-patung Budha.

Makanan utama bangsa Laos adalah nasi atau beras ketan. Yang dimakan dengan tangan langsung. Orang

Laos menyebut dirinya “Luk Kao niaow yang artinya “anak turun nasi ketan”.

Upacara Sai Bat merupakan upacara sacral di Negara Laos.


Singapura


bendera Singapura ww.simplenews.me


Lambang Negara singapura adalah Merlion. Merlion adalah patung berkepala singa dan berbadan ikan.

Nama Singapura berasal dari Bahasa Sansekerta yang memiliki arti kota singa.

Penduduk Singapura umumnya berasal dari Cina. Melayu, India dan eropa.

Empat Bahasa di Singapura adalah Melayu, Mandarin, Inggris dan Tamil.

Makanan kesukaan masyarakat Singapura adalah kepiting cabai.


Thailand

bendera thailand www.simplenews.me

Thailand merupakan satu-satunya negara di asia Tenggara yang tidak pernah dijajah bangsa Eropa.

Kata Thailand dalam bahasa Thai memiliki arti “Tanah Kebebasan”.

Di Thailand memiliki tradisi minum teh. The biasanya disajikan dengan susu dan rempah-rempah. Teh ini terkenal dengan nama Thai Ice Tea , sangat enak disajikan saat dingin.

Kelas 6 Tema 1 Subtema 1 Pembelajaran 2

Untuk pembelajaran 2 ini terdiri dari 2 muatan pelajaran yaitu PPKn dan SBdP. Untuk Muatan PPKn mempelajari materi tentang penerapan nilai nilai sila pada Pancasila. Sedangkan untuk muatan SBdP membahas tentang patung Nusantara.


Tujuan pembelajaran pada pembelajaran 2 kelas 6 tema 1 ini antara lain:


menyebutkan contoh pelaksanaan sila sila kesatu dan kedua pancasila di dalam kehidupan sehari-hari.

menyebutkan berbagai patung dan cara pembuatannya.

Dan berikut ini rangkuman tema 1 kelas 6 subtema 1 tumbuhan sahabatku untuk pembelajaran 2 selengkapnya.


Muatan PPKn

Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila “sila pertama Ke-Tuhanan Yang Maha Esa”


1. Percaya dan taqwa pada Tuhan Yang Maha Esa sesuaai dengan agama dan kepercayaan masing-masing

2. Hormat menghormati serta bekerjasama Antara pemeluk agama dan kepercayaan yang berbeda-beda

3. Saling hidup rukun dengan pemeluk agama dan kepercayaan yang berbeda

4. Tidak memaksakan suatu agama atau kepercayaanya kepada orang lain


Nilai-nilai yang terkandung dalam sila kedua “Kemanusiaan yang adil dan beradab”


1. Persamaan derajat dan menghargai hak asasi manusia

2. Solidaritas setia kawan antarsesama manusia

3. Pengakuan terhadap adanya harkat dan martabat manusia.

4. Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan harus mendapat perlakuan adil terhadap sesama manusia.

5. Mengembangkan sikap tenggang rasa agar tidak berbuat semena-mena terhadap orang lain.


Muatan SBdP

Patung Nusantara adalah seni membuat patung yang berasal dari Indonesia. Beberapa bahan yang bias digunakan untuk membuat patung nusantara Antara lain : tanah liat, batu, semen dan plastisin. Patung dari tanah liat banyak diproduksi di Kasongan Yogyakarta.


 Keterampilan yang dibutuhkan untuk membuat patung dari tanah liat :


1. Pemilihan bahan baku yang akan digunakan

2. Ide atau kreativitas kita dalam membuat patung

3. Kemampuan dalam mengkombinasikan warna agar patung tersebut terlihat menarik.


Cara membuat patung dari tanah liat :


1. Gunakan tehnik cetak, tekan dan ukir

2. Pada tahap akhir pembuatan , patung harus dicat agar patung lebih menarik.


Proses pembuatan patung nusantara dari tanah liat :


1. Menggunakan tehnik cetak atau ukir

2. Pilih tanah liat yang plastis jangan terlalu lembek


Kelas 6 Tema 1 Subtema 1 Pembelajaran 3

Pada pembelajaran ke-3 tema 1 kelas 6 Selamatkan Makhluk Hidup ini terdiri dari 2 muatan pelajaran, antara lain: IPA dan bahasa Indonesia. Untuk muatan IPA membahas tentang contoh perkembangbiakan secara vegetatif pada tumbuhan. Sedangkan muatan bahasa Indonesia membahas tentang membuat kesimpulan dari sebuah teks yang dibaca atau didengarnya.


Dan berikut ini rangkuman materi kelas 6 tema 1 subtema 1 pembelajaran 3 selengkapnya:


IPA

Perkembangbiakan Vegetatif adalah cara perkembangbiakan tumbuhan tanpa melalui proses penyerbukan

Perkembangan vegetatif hanya melibatkan satu induk saja

Makhluk hidup baru berasal dari bagian tubuh induknya, oleh sebab itu makhluk hidup baru memiliki sifat sama induknya.


Perkembangan vegetatif dibagi menjadi dua, yaitu : Vegetatif alami dan vegetative buatan


1. Vegetatif Alami adalah perkembangbiakan tumbuhan tanpa melibatkan bantuan manusia.


Jenis-jenis perkembangbiakan vegetatif alami :


a. Tunas dan tunas adventif

b. Geragih

c. Umbi batang

d. Umbi akar

e. Umbi lapis

f. Akar tinggal (Rhizoma)

g. Spora


Keterangan :


a. Tunas


Adalah bagian tanaman yang tumbuh dalam tanah disekitar induk tumbuhan sehingga membentuk rumpun.

Contoh tumbuhan yang berkembangbiak dengan tunas : tebu, bambu, pisang, nanas.

Tunas adventif adalah tunas yang timbul tidak di bagian yang semestinya, misalnya diujung daun.

Contoh tumbuhan yang berkembangbiak dengan tunas adventif : cocor bebek dan sukun


b. Geragih atau stolon


Adalah batang yang tumbuh mendatar di bagian permukaan tanah dan badan bagian tumbuhan yang menyentuh tanah tersebut nantinya akan tumbuh akar.

Contoh tumbuhan yang berkembangbiak dengan geragih / stolon : arbei, pegagan, rumput teki dan semanggi.


c. Umbi batang


Adalah batang yang tumbuh dan berkembangbiak dalam tanah, dan merupakan cadangan makanan bagi tumbuhan tersebut.

Contoh tumbuhan yang berkembangbiak dengan umbi batang : kentang dan ubi jalar.


d. Umbi Akar


Adalah akar yang dijadikan sebagai tempat untuk cadangan makanan.

Contoh tanaman yang berkembangbiak dengan umbi akar : wortel dan lobak


e. Umbi lapis


Adalah batang pendek yang tumbuh dalam tanah dengan daun yang tebal menyerupai sisik yang berdaging.

Contoh tumbuhan yang berkembangbiak dengan umbi lapis : bawang merah, bawang putih, bawang Bombay.


f. Akar Tinggal (Rhizoma)


Adalah batang yang tumbuh menjalar dalam tanah.

Contoh tumbuhan yang berkembangbiak dengan akar tinggal (rhizome) : lengkuas, jahe, alang-alang, temulawak, kunyit.


g. Spora


Adalah sel-sel yang terbungkus oleh lapisan tipis sebagai pelindung.

Contoh tumbuhan yang berkembangbiak dengan Spora : lumut, tumbuhan paku, suplir.


2. Vegetatif buatan adalah perkembangbiakan tumbuhan dengan melibatkan manusia.


Jenis-jenis perkembangbiakan vegetatif buatan :

a. Mencangkok

b. Merunduk

c. Menempel

d. Menyambung

e. Stek

f. Kultur jaringan.


Keterangan :


a. Mencangkok


Adalah mengembangbiakan tanaman agar cepat berbuah dan memiliki sifat-sifat yang sama dengan induknya.

Contoh tanaman yang bisa dikembangkan dengan mencangkok : manga, jeruk, jambu, rambutan dan tumbuhan berkambium.


b. Merunduk


Adalah membengkokkan sebagian cabang kemudian membenamkannya ke dalam tanah. Pada batang yang ditimbun tersebut diharapkan bisa tumbuh akar.

Contoh tanaman yang berkembangbiak dengan merunduk : arbei, apel, tebu, stroberi, melati.


c. Menempel (Okulasi)


Adalah menempelkan mata tunas pada batang tanaman sejenis yang akan dijadikan induk.

Contoh tanaman yang bisa dikembangbiakan dengan cara menempel (okulasi) :

Belimbing, manga, alpukat, rambutan dan kelengkeng.


d. Menyambung


Adalah menyambung pucuk tanaman dengan batang tanaman lain. Pucuk diambil dari tanaman penghasil buah yang besar dan manis, bunga yang indah atau daun yang menarik. Sedangkan batang bawah diambil dari tanaman berbatang dan akar yang kuat.menyambung disebut juga Mengenten atau Enten.

Contoh tanaman yang bisa dikembangbiakan dengan menyambung : ketela pohon, bunga sepatu, manga dan kopi.


e. Stek


Adalah perkembangbiakan pada tumbuhan dengan cara menanamkan potongan atau bagian dari tumbuhan. Bagian dari tumbuhan dapat ditanam berupa batang, tangkai, daun dan pucuk.


Contoh tanaman yang bisa dikembangbiakan dengan stek :


Stek batang : singkong, pohon waru dan tebu

Stek tangkai : bunga sepatu dan mawar

Contoh Stek daun : cocor bebek, sansivera, tanaman sri rejeki dan lidah buaya.

Stek pucuk : tanaman teh


f. kultur jaringan


Adalah tehnik perbanyakan tanaman dengan cara mengisolasi bagian tanaman , kemudian menumbuhkannya pada media buatan, dalam wadah tertutup yang tembus cahaya.

Contoh tanaman yang bisa dikembangbiakan dengan kultur jaringan : anggrek, pisang, tanaman hias, kelapa sawit.

Manfaat perkembangbiakan secara vegetatif

  1. budidaya tanaman lebih cepat sehingga lebih cepat panen
  2. mudah untuk proses pembuatannya.
  3. Memperkecil beaya penanaman (karena penanaman dari fase tua)
  4. Hasil panen kualitasnya sama dengan induknya.


Rangkuman Materi Tema 1 Kelas 6 Subtema 1 Pembelajaran 4

memasuki pembelajaran 4 ini terdiri dari 2 muatan pelajaran, yaitu: Bahasa Indonesia dan PPKn. Sedangkan tujuan pembelajaran pada pembelajaran 4 ini, kurang lebih sebagai berikut:


  1. Siswa mampu menyebutkan ciri ciri kesimpulan yang baik dan benar.
  2. Siswa mampu memberikan contoh penerapan nilai nilai sila ketiga Pancasila.
  3. Untuk materi selengkapnya bisa adik adik baca pada penjelasan berikut ini.


Muatan PPKn

Sila ketiga Pancasila berbunyi Persatuan Indonesia. Dengan lambang Pohon beringin. Makna dari sila ketiga Pancasila adalah suatu wujud kebulatan yang utuh dari berbagai aspek kehidupan, meliputi: ideologi, politik, sosial dan budaya serta pertahanan keamanan. Yang semuanya bisa terwujud dalam sebuah wadah yaitu negara Indonesia. Dan berikut ini beberapa nilai yang terkandung dalam sila ketiga Pancasila, antara lain:


NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia).

Kerjasama.

Cinta persatuan dan perdamaian.

Tidak egosentris.

Dan berikut ini contoh penerapan dan pengamalan sila ketiga pancasila dalam kehidupan sehari-hari, antara lain:


1. Menjaga persatuan dalam masyarakat.

2. Mengutamakan kepentingan utama diatas kepentingan pribadi dan golongan.

3. Rela berkorban untuk kepentingan bangsa

4. Cinta tanah air

5. Bangga sebagai bangsa Indonesia

6. Menjaga ketertiban dunia

7. Membela tanah air

8. Cinta dan mau memakai produk dalam negeri.


Muatan Bahasa Indonesia

Berikut ini beberapa cara membuat kesimpulan dari sebuah teks yang dibaca maupun didengar, antara lain:


1. Baca secara intensif teks dari awal sampai akhir

2. Tentukan ide pokok dari masing-masing paragraph

3. Buat kesimpulan dari masing-masing paragraph


Sedangkan ciri-ciri kesimpulan yang baik antara lain:


1. Menggunakan Bahasa yang baik dan benar serta mudah dipahami.

2. Menggunakan kosakata yang baku.

3. Tidak bertele-tele.

4. Berisi pokok pembicaraan

5. Dimulai dari hal yang khusus ke umum.

6. Dibuat berdasarkan ide pokok dan kata kunci dari sebuah teks.

7. Merupakan intisari dari teks tersebut.


Rangkuman Tema 1 Kelas 6 Subtema 1 Pembelajaran 5

Pada pembelajaran 5 ini terdiri dari 2 subtema yaitu: IPS dan SBdP. Sedangkan tujuan pembelajaran pada pembelajaran 5 ini antara lain:


Siswa mampu menyebutkan kehidupan sosial budaya dari 2 negara ASEAN terkait kondisi geografisnya.

Siswa mampu menyebutkan persamaan dan perbedaan dari 2 negara ASEAN terkait kondisi sosial budayanya.

Dan siswa mengetahui cara membuat patung yang tepat.

Dan untuk materi selengkapnya bisa dibaca di bawah ini.


Muatan IPS

  1. Persamaan dari negara Brunei Darussalam dan Laos.
  2. Persamaan Brunei Darussalam dengan Laos
  3. sama sama memiliki keberagaman agama yang dianut oleh penduduknya.
  4. beriklim tropis.
  5. Perbedaan Brunei Darussalam dengan Laos:


Brunei Darussalam


Kondisi geografisnya, meliputi :

letak astronomis Brunei yaitu 4° LU – 5° LU dan 114° BT – 115° BT.

Brunei Darussalam memiliki luas wilayah 5.765 km persegi.

Kehidupan sosial budaya, meliputi:

  1. Sebagian besar penduduk Brunei Darussalam adalah orang Melayu.
  2. Mayoritas agama di Brunei Darussalam adalah Islam.
  3. Budaya Brunei Darussalam terpengaruh budaya Melayu, namun terlihat lebih konservatif dibandingkan Malaysia dan Indonesia.


Laos

Kondisi geografisnya, meliputi:

  • Letak astronomisnya 14°LU – 22°LU dan antara 100°BT – 108°BT.
  • Secara fisik Laos terkurung daratan dari negara negara di Asia Tenggara.
  • Luas wilayah negara Laos sekitar 236.800 km persegi.
  • Kondisi sosial budaya, meliputi:
  • Mayoritas menganut agama Budha Theravada.
  • Memiliki kebudaya berupa mencuci patung budha saat perayaan tahun baru Laos.


Persamaan dan Perbedaan Indonesia dan Singapura


Persamaan Indonesia dengan Singapura antara lain:

  1. Kedua negara sama sama beriklim tropis.
  2. Sama sama pernah dijajah oleh negara Penjajah.
  3. Memanfaatkan bunga anggrek sebagai bunga khas.
  4. Perbedaan negara Indonesia dan Singapura


Indonesia

  1. Pemanfaatan bunga anggrek sebagai bunga hias.
  2. Luas wilayah Indonesia sekitar 1.905.000 km persegi.
  3. Bahasa Indonesia menjadi Bahasa resminya.
  4. Potensi wisata di Indonesia disebabkan potensi budaya dan alam yang indah.


Singapura

  1. Pemanfaatan bunga anggrek sebagai aroma terapi.
  2. Luas wilayah singapura sekitar 719,3 km persegi.
  3. bahasa resmi Singapura adalah Bahasa Inggris.
  4. Potensi wisata negara Singapura karena modernisasi negara tersebut.


Muatan SBdP

Negara Indonesia mempunyai sumber daya alam berupa kayu yang melimpah. Selain sebagai bahan baku industri mebel dan kertas, kayu juga bisa dimanfaatkan untuk membuat patung. Di Indonesia setidaknya ada 4 daerah penghasil patung berbahan kayu, antara lain:

Daerah penghasil patung kayu, antara lain:

  1. Papua
  2. Bali
  3. Jawa Timur  ( Malang ).
  4. Jepara (Jawa Tengah).


Rangkuman Materi Tema 1 Kelas 6 Pembelajaran 6

Memasuki rangkuman tema 1 kelas 6 tumbuhan sahabatku pembelajaran 6 ini terdiri dari 2 muatan pelajaran yaitu Bahasa Indonesia dan PPKn. Sedangkan tujuan pembelajaran pada pembelajaran 6 ini, antara lain:


a. siswa mampu menemukan ide pokok pada sebuah teks yang dibaca atau didengarnya.

b. siswa mampu membuat kesimpulan dari sebuah ide pokok.

c. menemukan contoh pelaksanaan sila ketiga Pancasila dalam kehidupan sehari hari.


Bahasa Indonesia

Dalam muatan bahasa Indonesia ini juga membahas tentang ciri ciri makanan yang sehat. Adapun ciri ciri makanan yang sehat antara lain:

  • mengandung 4 sehat 5 sempurna, Makanan Tinggi Serat.
  • berupa sayuran hijau, yang tentu saja kaya vitamin dan serat.
  • mengandung senyawa Omega-3.
  • makanan tersebut mengandung Antioksidan dan lemak baik.
  • Selain hal di atas, makanan tersebut bebas dari kotoran atau bakteri serta zat tambahan makanan yang membahayakan tubuh.


Beberapa zat yang dibutuhkan oleh tubuh, antara lain:

a. karbohidrat, sebagai penghasil energi atau tenaga.

b. protein, sebagai zat pembangun dan pengganti sel yang rusak.

c. lemak, sebagai cadangan makanan dan pengangat tubuh.

d. vitamin, berguna mencegah penyakit.

e. air, berguna sebagai pengangkut dan pengatur suhu.

f. dan mineral, sebagai pengatur metabolisme dalam tubuh.


Ide pokok adalah masalah utama yang dibahas di dalam sebuah paragraf. Langkah pertama dalam menentukan ide pokok adalah membaca seksama paragraf tersebut.


Penutup

Setelah Subtema 1 ini kita akan berlanjut di subtema 2, kami berkomitmen menghadirkan rangkuman yang bisa dipahami dan bermanfaat untuk pembaca. apabila ada kekurangan dalam penyusunan maupun kata kata bisa komentar ataupun berikan saran kritikan melalui kontak yang ada di menu bawah artikel ini. Terimakasih.

Semangat belajar dan jadilah juara ! yesss 😁😀


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel